Setiap kata yang aku tuliskan
mewakili setiap jengkal perasaan dalam hatiku, aku tak kan pernah lupa akan
semua kesalahanku dan kali ini aku sangat merasa bersalah kepada salah satu
temanku, Yana Mediyana, aku salah telah mengakui hasil karyanya sebagai tugasku,
aku tahu itu salah dan aku tahu mungkin dia takan lagi mau mengenalku, tapi aku
akan berusaha berubah agar tak ada lagi kerugian untuk orang lain, kesalahan
itu berawal dari tercecernya hasil karya teman temanku yang aku kumpulkan dan
satu persatu dari mereka mengambil karya karya tersebut, tapi karyaku juga ikut
didalamnya, hingga hari terakhir batas pengumpulan ada beberapa karya yang
belum diambil, dan sialnya bagi diriku waktu aku menjilid karyaku hasil karya
temanku juga ikut terjilid, saat itu aku gelap mata karena sorenya harus aku
kumpulkan jadi tidak sempat aku melepasnya, mudah mudahan dia memaafkanku
pikirku. Namun itu semua ternyata salah dia mengetahui hal tersebut dan marah,
mengadukan hal tersebut kepada dosen, hemmmm aku berjanji pada diriku takan
melakukan pembelaan didepan dosen apapun yang terjadi pada nilaiku aku akan
terima dengan lapang dada karena aku tahu aku yang salah, ayah lewat sajak
sajak ini aku ingin memohon maaf kepadamu , aku gagal menjadi anak yang baik,
aku gagal menjadi anak yang berbakti. Yana Mediyana aku minta maaf , ini caraku
meminta maaf kepadamu karena aku tak akan berani menatapmu mungkin untuk
selamannya, aku yakin kamu akan bercerita kepada teman-temanmu tapi aku akan
siap , karena aku salah.
goood writing
BalasHapus