DENGAN MEMBACA KITA MEMBUKA JENDELA DUNIA

Sabtu, 21 Januari 2012

SEPENGGAL BAIT UNTUK AYAH 2


Setiap kata yang aku tuliskan mewakili setiap jengkal perasaan dalam hatiku, aku tak kan pernah lupa akan semua kesalahanku dan kali ini aku sangat merasa bersalah kepada salah satu temanku, Yana Mediyana, aku salah telah mengakui hasil karyanya sebagai tugasku, aku tahu itu salah dan aku tahu mungkin dia takan lagi mau mengenalku, tapi aku akan berusaha berubah agar tak ada lagi kerugian untuk orang lain, kesalahan itu berawal dari tercecernya hasil karya teman temanku yang aku kumpulkan dan satu persatu dari mereka mengambil karya karya tersebut, tapi karyaku juga ikut didalamnya, hingga hari terakhir batas pengumpulan ada beberapa karya yang belum diambil, dan sialnya bagi diriku waktu aku menjilid karyaku hasil karya temanku juga ikut terjilid, saat itu aku gelap mata karena sorenya harus aku kumpulkan jadi tidak sempat aku melepasnya, mudah mudahan dia memaafkanku pikirku. Namun itu semua ternyata salah dia mengetahui hal tersebut dan marah, mengadukan hal tersebut kepada dosen, hemmmm aku berjanji pada diriku takan melakukan pembelaan didepan dosen apapun yang terjadi pada nilaiku aku akan terima dengan lapang dada karena aku tahu aku yang salah, ayah lewat sajak sajak ini aku ingin memohon maaf kepadamu , aku gagal menjadi anak yang baik, aku gagal menjadi anak yang berbakti. Yana Mediyana aku minta maaf , ini caraku meminta maaf kepadamu karena aku tak akan berani menatapmu mungkin untuk selamannya, aku yakin kamu akan bercerita kepada teman-temanmu tapi aku akan siap , karena aku salah.

1 komentar:

Komentar anda membantu saya untuk lebih giat dalam menulis