Semilir angin menerpa segala kegundahan ini
Memanjakan letih yang mendera melekat pada raga ini
Hingga tak kuasa menahan kedua kelopak indah untuk terpejam
Kau hadir memberikan warna pada setiap detik yang masih kumiliki
Seperti peri gigi yang mengabulkan permintaan anak anak
Dikala mereka menyimpan harapan indah
Memanjakan letih yang mendera melekat pada raga ini
Hingga tak kuasa menahan kedua kelopak indah untuk terpejam
Kau hadir memberikan warna pada setiap detik yang masih kumiliki
Seperti peri gigi yang mengabulkan permintaan anak anak
Dikala mereka menyimpan harapan indah
Kau hadir disaat aku membangun setiap inchi pertahanan hidupku terhadap waktu
Menguatkan dan merekatkanku pada setiap detail harapan yang kubuat
Meredam setiap gejolak yang melandaku disaat ku mulai terpuruk
Kau membuka mata ini untuk tetap bertahan
Menggali dari setiap lubang kemungkinan tentang sebuah asa
Mengalirinya dengan rasa sayang yang menentramkan hati
Kau ibarat matahari yang selalu bersinar terang
Kau takan terlambat terbit dan tenggelam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar anda membantu saya untuk lebih giat dalam menulis